Peraturan kepatuhan Indonesia 2026 telah mengubah standar pengadaan konsentrat flavor. Ini yang perlu dipahami setiap produsen liquid tentang dokumen TDS dan SDS.
Dulu, flavor ya tinggal flavor. Dicium, cocok, langsung dicampur. Dokumentasi bukan prioritas.
Era itu sudah berakhir.
Di bawah kerangka regulasi baru Indonesia — PP 28/2024 dan PerBPOM 18/2025 — dokumentasi teknis setiap konsentrat flavor yang Anda gunakan kini menjadi fondasi registrasi produk. Tanpa dokumen ini, Anda tidak bisa mengajukan registrasi. Tanpa registrasi, Anda tidak bisa berjualan.
Dua dokumen yang menjadi pusatnya: Technical Datasheet (TDS) dan Safety Data Sheet (SDS). Sebagian besar produsen liquid Indonesia belum pernah benar-benar membacanya. Sekarang, Anda perlu membacanya seperti seorang lawyer.
TDS: Apa Sebenarnya Flavor Anda
TDS diterbitkan oleh flavor house. Dokumen ini menjelaskan bagaimana produk seharusnya terlihat, terukur, dan berperilaku — janji tertulis dari produsen dalam bentuk angka.
Dua nilai yang penting untuk produksi skala besar:
Specific gravity menunjukkan kepadatan konsentrat relatif terhadap air. Untuk flavor standar, rentangnya berada di antara 1,010–1,050. Terdengar sepele, tapi jika Anda memproduksi batch 1.000 liter dan mengukur berdasarkan volume tanpa memperhitungkan densitas, konsentrasi nikotin yang Anda deklarasikan bisa meleset. Lab BPOM akan mendeteksinya, dan registrasi Anda tidak akan lolos.
Refractive index adalah semacam sidik jari dari konsentrat. Satu angka yang mengkonfirmasi kemurnian pelarut dan keseimbangan bahan aroma. Cukup dengan refraktometer digital dan tiga puluh detik pengujian per pengiriman untuk mendeteksi batch bermasalah sebelum mencemari seluruh produksi Anda.
Deklarasi pelarut utama pada TDS yang baik mencantumkan jenis dan persentase pelarut — misalnya “Propylene Glycol (xx%), terdaftar sebagai E1520 berdasarkan EU Reg. 1333/2008.” Informasi ini sekaligus menyampaikan tiga hal: pelarut dominan, standar kemurniannya, dan apakah bahan tersebut food-grade. Penting untuk kalkulasi rasio VG/PG dan audit Halal.
SDS: Apa yang Bisa Dilakukan Flavor Anda
Jika TDS adalah identitas produk, SDS adalah catatan karakternya — termasuk sisi negatifnya. Disusun dalam 16 seksi wajib berdasarkan kerangka GHS, SDS adalah dokumen yang paling diperhatikan BPOM untuk pengungkapan bahan.
Seksi 2 — Klasifikasi bahaya memuat piktogram. Klasifikasi Flammable Liquid Category 3 memengaruhi cara penyimpanan dan kebutuhan keselamatan kebakaran fasilitas Anda. Klasifikasi Eye Damage Category 1 (GHS05) — kerusakan jaringan permanen akibat kontak — menentukan APD yang harus digunakan staf mixing Anda. Auditor BPOM maupun Kemenaker akan memeriksa keduanya.
Seksi 3 — Pengungkapan bahan adalah seksi terpenting untuk registrasi. SDS menguraikan komposisi konsentrat beserta nomor CAS, rentang konsentrasi, dan pernyataan bahaya masing-masing bahan.
Konsentrat flavor standar bisa mengandung Propylene Glycol sebagai pelarut utama, bersama Ethyl Maltol, Furaneol, Ethyl Butyrate, dan sejumlah kecil senyawa seperti Allyl Heptanoate. Bahan terakhir ini, meskipun di bawah 1%, membawa klasifikasi Acute Toxicity. SDS harus mencantumkannya. Dan saat Anda mengajukan dossier registrasi BPOM, Anda harus membuktikan bahwa konsentrasinya dalam liquid jadi masih dalam batas aman — sebuah kalkulasi mass-balance yang hanya bisa dilakukan jika Anda memiliki data Seksi 3.
Standar yang Harus Sudah Dipenuhi Supplier Anda
Referensi-referensi berikut pada TDS dan SDS adalah sinyal penting saat mengevaluasi konsentrat flavor untuk produk yang akan diregistrasi di Indonesia.
FEMA GRAS / FDA GRAS — Setiap bahan aroma telah melalui uji toksikologi. Ini standar minimum untuk sourcing inhalation-grade, bukan fitur tambahan.
EU REACH compliance. Setiap bahan dalam campuran telah terdaftar di European Chemicals Agency, lengkap dengan data karsinogenisitas, mutagenesitas, dan toksisitas reproduksi. Ini basis bukti yang mendukung pengujian keamanan aditif BPOM.
Regulation (EC) No 1334/2008. Mengkonfirmasi bahwa flavor tidak mengandung toksin alami yang dibatasi seperti pulegone atau safrole di atas ambang batas aman. Krusial untuk lolos pengujian aditif terlarang Indonesia.
Klasifikasi transportasi UN1197. Nomor UN yang benar untuk konsentrat flavor cair saat ini. Jika SDS supplier Anda masih menampilkan UN1169, dokumen tersebut belum diperbarui sejak 2023 — masalah untuk pengiriman udara dan bea cukai.
Tenggat Waktu yang Perlu Anda Catat
26 Juli 2026. Pengungkapan bahan diajukan untuk semua produk terdaftar. 26 Juli 2026. Pengujian keamanan aditif selesai melalui laboratorium terakreditasi. 26 Juli 2026. Semua kemasan SKU beralih ke format 10ml atau 20ml. 17 Oktober 2026. Sertifikasi Halal wajib untuk semua bahan flavor.
Tenggat Halal perlu perhatian khusus. Proses sertifikasi menelusuri bahan hingga ke sumbernya. Untuk konsentrat dengan Propylene Glycol sebagai komponen utama, audit akan menanyakan asal PG tersebut dan apakah fasilitas produksinya memisahkan proses Halal dari non-Halal.
Cara Mendeteksi Dokumen Bermasalah
Tidak semua SDS yang beredar bisa dipercaya. Ada yang kedaluwarsa, ada yang generik, ada yang palsu. Ini yang perlu diwaspadai:
Seksi 3 dan Seksi 11 tidak konsisten. Jika suatu bahan dikategorikan berbahaya di tabel komposisi, tetapi Seksi 11 (informasi toksikologi) menyatakan “tidak ada data” untuk bahan yang sama – dokumen tersebut tidak patuh. BPOM tidak akan menerimanya.
Tidak ada kode UFI. Sejak 2021, dokumen campuran berbahaya yang mengklaim kepatuhan EU wajib mencantumkan Unique Formula Identifier 16 digit. Ketidakhadiran kode ini adalah sinyal tentang standar produsen.
Flash point dan packing group bertentangan. Jika TDS mencantumkan flash point 46°C tetapi SDS menetapkan Packing Group II (yang mengimplikasikan flash point di bawah 23°C), dokumen tersebut mengandung kesalahan teknis mendasar yang akan ditandai oleh otoritas bea cukai mana pun.
Deskripsi bahan yang terlalu umum. “Natural and artificial flavoring” di Seksi 3 bukan pengungkapan bahan kimia, itu hanya placeholder yang tidak akan memenuhi persyaratan pengungkapan bahan BPOM.
Implikasinya bagi Cara Anda Sourcing
Kesimpulan praktisnya sederhana: kualitas dokumentasi Anda kini berbanding lurus dengan kualitas hubungan Anda dengan supplier.
Flavor house yang menyediakan SDS lengkap 16 seksi sesuai GHS, TDS detail dengan rentang analitis per batch, dan bahan-bahan ber-registrasi REACH memberi Anda semua yang dibutuhkan untuk registrasi BPOM, verifikasi laboratorium ganda, dan ekspor ke EU atau UK. Supplier yang hanya mengirimkan PDF dua halaman dengan daftar bahan generik memberi Anda masalah kepatuhan.
Audit inventaris flavor Anda sebelum kuartal ketiga. Untuk setiap konsentrat yang Anda gunakan, tanyakan: apakah saya punya TDS? Apakah saya punya SDS 16 seksi? Apakah Seksi 3 sudah lengkap dengan nomor CAS dan rentang konsentrasi? Apakah supplier ini REACH compliant? Bisakah mereka menyediakan sertifikat Halal sebelum Oktober?
Arkadia menyuplai konsentrat flavor ber-REACH dari flavor house profesional Eropa, lengkap dengan dokumentasi TDS dan SDS sebagai standar.
Perisa Andalan Berikutnya Dimulai dari Satu Sampel
Kirimkan target produksi Anda, dan kami cocokkan dengan konsentrat yang tepat.



